1/23/17



Strategi Buy

Seperti yang sudah dijelaskan, Anda bisa memanfaatkan area referensi Fibonacci untuk mencari level buy. Tentu saja hal ini Anda lakukan pada saat up trend. Anda akan mempelajari praktek strategi buy dengan menggunakan area referensi berdasarkan Fibonacci retracement. Anda siap? Sebaiknya demikian.



Fibonacci practice buy 1

Dalam contoh di atas Anda telah menggambar Fibonacci retracement dengan acuan swing low di 1.59445 (100.0%) dan swing high di 1.60630 (0.0%). Area yang berwarna kuning itu adalah area referensi Anda, di mana Anda akan mencoba mencari konfirmasi pantulan yang merupakan sinyal buy bagi Anda. Di dalam area referensi itu ada tiga level retracement, yaitu: 1.60177 (38.2%), 1.60038 (50.0%) dan 1.59898 (61.8%). Ketiga level ini merupakan support.

Anda menunggu sampai harga masuk ke area referensi itu. Level terbaik untuk Buy adalah di sekitar 61.8%, namun ada kalanya Anda juga mendapatkan konfirmasi pantulan di sekitar 50.0%.



Fibonacci practice buy 2

Nah, sekarang Anda bisa melihat bahwa harga berkali-kali mencoba menembus level 1.59898 (61.8%). Terlihat level tersebut “diuji” hingga empat kali, namun selalu candlestick ditutup di atas 1.59898. Ini merupakan pertanda bahwa support itu kuat dan inilah saatnya Anda melakukan buy, di sekitar 1.60038. Targetnya adalah level 1.60630 (0.0%), sementara antisipasinya berada di exit point (1) atau exit point (2). Jadi kalau harga ternyata malah turun, Anda akan lepas posisi buy Anda di salah satu dari kedua level tersebut.

Mengapa harus ada exit point? Untuk antisipasi jika ternyata pasar berkehendak lain, yang berlawanan dengan perkiraan Anda.

INGAT SELALU BAHWA TIDAK ADA ANALISIS TEKNIKAL YANG 100% BENAR. ANALISIS TEKNIKAL HANYA MEMBANTU ANDA UNTUK MENDEKATI KEBENARAN.

Lho, lalu bagaimana saya bisa berhasil dalam trading? Mungkin itu yang Anda pikirkan. Tenang. Nanti, di Tingkat Mahir, Anda juga akan mempelajari mengenai manajemen resiko dan manajemen modal, yang kalau dipadukan dengan pengetahuan analisis teknikal yang baik akan menjadi senjata ampuh dalam trading. Semangat!

Mengapa ada dua exit point? Karena seringkali tembusnya level 76.4% merupakan indikasi awal bahwa arah tren akan berubah, sehingga banyak trader yang memilih untuk “bermain aman” dengan melepas posisi mereka setelah level tersebut tembus (break). Namun konfirmasi perubahan arah tren (reversal) sebenarnya adalah level 100.0%, sehingga para trader yang lebih “berani” memilih tembusnya level tersebut sebagai exit point mereka. Jadi, ini lebih kepada gaya trading dan mungkin juga kekuatan modal.



Strategi Sell

Strategi ini sebenarnya hanya merupakan kebalikan dari strategi buy. Kalau strategi buy dilakukan pada saat up trend, maka strategi sell ini dilaksakanan pada saat down trend.



Pada saat ini Anda menunggu terjadi pullback ke area referensi sell yang berada di kisaran antara 1.37461 (38.2%) hingga 1.38995 (61.8%). Di tengah-tengah ada level 50.0% yang berada di level 1.38228. Ingat ya, ketiga level ini adalah level resistance dan area referensi Anda itu sebenarnya adalah area resistance.



Fibonacci practice sell

Nah, sekarang pullback telah terjadi dan Anda bisa melihat bahwa harga telah berada di dalam area referensi. Perhatikan bahwa harga tidak mampu menembus ke atas level 1.38995 (61.8%), bahkan malah turun dan tembus ke bawah 1.38228 (50.0%). Inilah sinyal bahwa Anda boleh melakukan sell dengan target di level 1.34980 (0.0%). Jangan lupa, antisipasinya adalah di exit point (1) atau (2), seandainya ternyata perkiraan Anda salah.

Sekarang, mari kita lihat apa yang terjadi selanjutnya….



Fibonacci practice sell

Yap, hari yang indah…. Dalam menerapkan Fibonacci retracement ini, kebanyakan trader melakukan kesalahan dalam menentukan swing high dan swing low. Maka dari itu, diperlukan pengamatan yang jeli dan latihan untuk mengasah ketajaman Anda mengenali swing high dan swing low. Juga, kesabaran untuk menanti konfirmasi di area referensi mutlak diperlukan untuk bisa mempraktekkan teori ini dengan baik.

1/22/17

RAHASIA FIBOBACCI

Rasio Fibonacci cukup populer di dunia trading. Angka-angka yang dihasilkan dari perhitungan rasio ini bisa membantu Anda dalam menentukan level entry dan exit.

Rasio Fibonacci pertama kali diperkenalkan oleh seorang ahli matematika abad pertengahan asal Italia. Namanya Leonardo Fibonacci yang berasal dari kota Pisa. Ia memperkenalkan deret angka yang rasionya terdapat dalam proporsi bentuk-bentuk di alam. Deret angka tersebut juga ia libatkan dalam perhitungan perkembangbiakan kelinci dalam situasi yang ideal. Di kemudian hari, deret ini dikenal dengan deret Fibonacci atau angka Fibonacci.

Deret tersebut adalah: 0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89,… dan seterusnya.


Fibonacci

Trivia quiz untuk Anda: berapakah yang muncul setelah 89? Kalau Anda menjawab dengan benar tanpa bertanya pada Google atau Wikipedia, maka sepertinya Anda memiliki potensi yang besar untuk menjadi trader handal.

Dari deret tersebutlah ditemukan ada rasio yang paling ditemui di setiap bentuk benda di alam ini, yaitu kira-kira 1 : 1.618 atau 0.618 : 1. Rasio ini yang kemudian disebut sebagai “golden ratio”.

Itulah sedikit hikayat Fibonacci. Oke, Anda akan segera keluar dari segala kerumitan matematika ini… (Akhirnya!)

Penerapan Dalam Trading: Fibonacci Retracement

Tenang, Anda sama sekali tidak perlu menghitung rasio Fibonacci dalam praktek trading. Platform trading yang kita pakai (Metatrader) telah menyediakan tool yang sangat membantu kita untuk mengaplikasikan ilmu warisan Fibonacci ini secara instan. Nama tool tersebut adalah Fibonacci retracement.

Para trader menggunakan level-level yang diberikan oleh Fibonacci retracement untuk membantu menentukan kisaran area yang potensial sebagai support dan resistance. Alat ini bisa dimanfaatkan dengan baik pada saat pasar sedang dalam keadaan “trending”, baik itu saat up trend maupun down trend, namun kurang efektif jika diterapkan pada saat pasar dalam kondisi sideways. Konsep dasar penggunaan Fibonacci retracement adalah mencari peluang buy ketika harga berada di kisaran support. Sebaliknya, Anda bisa mencari peluang sell ketika harga berada di kisaran resistance yang diperoleh dari Fibonacci retracement.

Untuk bisa menemukan level-level retracement, Anda harus terlabih dahulu menemukan titik-titik tertinggi dan terendah yang signifikan. Titik-titik tersebut kita sebut sebagai “swing high” dan “swing low”.

Pada pergerakan di saat up trend, yang Anda lakukan adalah menarik Fibonacci retracement dari swing low ke swing high seperti yang terlihat dalam gambar di bawah ini.


Fibonacci Swing Up

Sebaliknya, pada pergerakan di saat down trend, yang Anda lakukan adalah menarik Fibonacci retracement dari swing high ke swing low seperti yang terlihat dalam gambar di bawah ini.


Fibonacci Swing Down

Terlihat dalam kedua gambar di atas bahwa level-level Fibonacci yang kita gunakan dalam trading adalah level 0.0%, 23.6%, 38.2%, 50.0%, 61.8%, 76.4% dan 100.0%. Level-level itulah yang dijadikan sebagai acuan atau referensi untuk menentukan area support dan resistance.

Dengan menggunakan Fibonacci retracement ini, Anda juga dapat mengambil beberapa level untuk Anda jadikan area referensi yang akan berguna untuk menentukan level entry. Level-level yang populer adalah 38.2%, 50.0% dan 61.8%. Di kisaran level-level tersebut seringkali muncul sinyal buy atau sell yang akurasinya cukup tinggi.


Fibonacci area referensi

Level-level Fibonacci retracement sebenarnya adalah level-level support dan resistance. Jadi, area referensi untuk mencari sinyal sell sebenarnya adalah area resistance. Dengan demikian, area referensi untuk mencari sinyal buy sebenarnya adalah area support.

Strateginya mirip dengan bounce trading. Anda menunggu pullback hingga ke area referensi dan mencari apakah ada konfirmasi sinyal buy atau sell. Namun karena Anda belum mempelajari sinyal buy maupun sell, untuk sementara Anda menggunakan Fibonacci retracement saja dulu. Ketika pergerakan harga tertahan di area referensi tersebut, maka Anda bisa mencoba untuk melakukan sell atau buy.

Sekarang, mari kita lihat aplikasinya pada grafik pergerakan harga.

Bagaimana Cara Menentukan Strategi OP? tunggu posting berikutnya ya :) ..........

1/19/17

Jenis Candlestick



Spinning Tops
Candle dengan bayangan atas yang panjang, panjang bayangan lebih rendah dan tubuh kecil disebut spinning tops. Warna tubuh tidak terlalu penting. Pola ini menunjukkan kebingungan antara pembeli dan penjual.



Apabila bentuk Spinning top terjadi selama uptrend, biasanya berarti tidak banyak pembeli yang tersisa dan kemungkinan pembalikan arah dapat terjadi. Apabila bentuk Spining top terjadi selama downtrend, biasanya berarti tidak ada banyak penjual yang tersisa dan kemungkinan pembalikan arah dapat terjadi.

Marubozu
Marubozu berarti tidak ada bayangan dari tubuh. Tergantung pada apakah tubuh candle yang terisi atau kosong, yang tinggi dan rendah adalah sama seperti membuka atau menutup.



Harga buka sama dengan harga terendah dan harga penutupan sama dengan harga tertinggi. Ini adalah candle yang artinya sangat bullish karena pembeli yang memegang kendali seluruh sesi. Ini biasanya menjadi bagian pertama dari kelanjutan bullish atau pola pembalikan bullish.
Sebuah Marubozu hitam berisi tubuh hitam panjang tanpa bayangan. buka sama dengan tertinggi dan tutup sama dengan yang terendah. Ini adalah candle yang sangat bearish karena menunjukkan penjual mengendalikan harga seluruh sesi. Biasanya menyiratkan kelanjutan bearish atau pembalikan bearish.

Doji
Doji candle memiliki harga buka dan tutup yang sama atau setidaknya tubuh mereka sangat kecil. Doji harus memiliki tubuh yang sangat kecil yang muncul sebagai garis tipis. Candle Doji menunjukkan keragu-raguan atau perjuangan untuk posisi antara pembeli dan penjual. Harga bergerak di atas dan di bawah harga buka selama sesi, tapi dekat atau sangat dekat dengan harga buka. Baik pembeli maupun penjual mampu mengontrol dan hasilnya adalah seri.

Ada empat jenis Doji. Panjang bayangan atas dan bawah dapat bervariasi dan candle yang dihasilkan tampak seperti salib, terbalik tanda silang atau plus.



Hammer dan Hanging Man
Hammer dan Hanging Man tampak persis sama tetapi mempunyai arti yang berbeda tergantung pada aksi harga masa lalu. Keduanya memiliki tubuh kecil yang lucu (hitam atau putih), panjang bayangan lebih rendah, dan bayangan atas pendek atau tidak ada.





Hammer merupakan pola pembalikan bullish yang terbentuk waktu trend menurun. Hal ini bernama hammer / palu, karena pasar mempalu bagian bawah. Hangging Man / wong gantung merupakan pola pembalikan bearish yang juga dapat menandai tingkat Resistance.

Inverted Hammer dan Shooting Star
Inverted Hammer dan Shooting Star juga terlihat sama. Satu-satunya perbedaan antara mereka adalah apakah Anda berada dalam kecenderungan untuk trend turun atau naik. Kedua candle memiliki tubuh kecil mungil (diisi atau kosong), bayangan atas yang panjang, dan bayangan bawah lebih kecil atau tidak ada.





Inverted Hammer / Palu yang terbalik terjadi ketika harga telah jatuh ada kemungkinan pembalikan, bayangan panjang atas menunjukkan bahwa pembeli mencoba tawaran harga lebih tinggi.
Shooting star / Bintang jatuh merupakan pola pembalikan bearish yang terlihat identik dengan palu terbalik / inverted hammer, namun terjadi ketika harga telah naik tinggi.

Engulfing Candle



Pola bullish engulfing merupakan pola dimana dua batang lilin yang memberi sinyal, mungkin harga akan bergerak ke atas dengan sangat kuat. Ini terjadi ketika sebuah lilin bearish segera diikuti oleh sebuah lilin bullish lebih besar.
Candle (lilin) kedua “menelan” lilin bearish. Ini berarti pembeli meregangkan otot mereka dan kemungkinan akan bergerak sangat kuat setelah kecenderungan menurun atau periode konsolidasi.
Pola bearish engulfing adalah kebalikan dari pola bullish. Jenis pola ini terjadi ketika candle bullish segera diikuti oleh sebuah lilin bearish yang sepenuhnya “menelan” candle sebelumnya. Ini berarti bahwa penjual mengalahkan pembeli dan kemungkinan gerakan kuat ke bawah bisa terjadi.

Evening dan Morning Star



Bintang pagi (morning star) dan bintang sore (evening star) merupakan tiga pola candle yang umumnya dapat Anda temukan pada akhir sebuah tren. Mereka merupakan pola pembalikan yang bisa dikenali melalui tiga karakteristik:
1. Batangan pertama adalah candle bullish, yang merupakan bagian dari uptrend baru-baru ini.
2. Candle kedua memiliki tubuh yang kecil, menunjukkan bahwa mungkin ada beberapa kebingungan di pasar. lilin ini dapat berupa bullish atau bearish.
3. Lilin ketiga bertindak sebagai konfirmasi bahwa pembalikan adalah sedang terjadi, dengan candle menutup di luar titik tengah dari lilin pertama.

CARA MENGANALISA TREND

ANALISA FOREX MENENTUKAN TREND



Trend adalah hal yamg paling dicari dan diburu oleh para trader . barang siapa yang bisa menemukannya ,dialah yang paling banyak menghasilkan profit.

Arti sebenarnya trend sendiri adalah pergerakan panjang / kecenderungan untuk bergerak ke salah satu arah dalam jangka waktu lebih panjang. Sehingga ketika kita bisa masuk di awal trend dan keluar diujung trend, kita mendapatkan point sangat banyak.

Lalu bagaimana cara mengidentifikasi trend ?

Pergerakan panjang harus memiliki pondasi yang kuat. Bisa diibaratkan bahwa untuk membangun gedung yang tinggi diperlukan pondasi yang kuat.Serta untuk mencapai puncak gedung itu harus menapaki tangga.

Sehingga tanda akan terjadi sebuah trend adalah :


1. Adanya lembah yang semakin meninggi ( trend naik ) serta adanya puncak yang semakin merendah ( trend turun)
2. Trend yang kuat pergerakan awalnya tidak terlalu signifikan, sehingga sudut kemiringan trend  dibawah 45 derajat atau Hampir membentuk sebuah parabola.
3. Indikator saat Puncak kedua menunjukan jenuh beli .Serta menunjukan jenuh jual pada saat terjadi lembah kedua.

Pada trend naik Entri pointnya adalah ketika muncul candle penerusan sesaat setelah adanya lembah meninggi.


Pada trend turun Entri pointnya adalah ketika muncul candle penerusan sesaat setelah adanya puncak merendah .


Itulah cara menentukan atau mengidentifikasi munculnya trend . Pada intinya , untuk bergerak panjang, trend harus berpijak pada sasuatu yang kuat, yaitu kondisi jenuh.

Karena yang akan kita prediksi adalah pergerakan panjang, maka idikator yang digunakan untuk mengukur kejenuhan pasar adalah indikator dengan periode agak panjang. Pada contoh diatas menggunakan stochastic oscilator ( 9,3,3) .

1/18/17

ATASI PHOBIA TRADING



Apa anda sering merasa takut rugi ketika trading ? atau merasa down ketika loss ?


Sebenarnya takut kehilangan uang itu wajar dimiliki seorang trader apalagi jika uang anda terbatas dan mengharapkan trading sebagai solusi untuk keluar dari masalah keuangan anda.Serta wajar pula jika kemudian mental anda jatuh atau frustasi ketika modalnya habis.


Tapi tentu yang penting adalah solusi dari semua itu. Oleh karena itu kali ini Siembah.com berikan cara mengatasi beban mental saat trading serta cara mengembalikan mental trading down.


Apa anda tahu bahwa dari hasil penelitian sebenarnya ketakutan orang-orang nomor satu adalah maju kedepan untuk berbicara didepan umum. Tapi apa anda juga tahu bahwa solusi untuk masalah itu adalah persiapan yang matang.


Dalam trading pun demikian, ketakutan itu bisa diminimalisir dan diatasi dengan langkah yang berawal dari sebuah persiapan. Oleh karena itu untuk menghiangkan rasa takut saat trading coba lakukan hal ini :


1. Siapkan modal yang benar-benar uang bebas

Artinya jangan sampai anda menggunakan uang tersisa untuk kebutuhan keluarga digunakan untuk trading apalagi uang hasil berhutang. Percayalah bahwa uang hasil berhutang tidak akan pernah berkembang saat digunakan dalam trading. Logikanya, jika anda hebat dalam trading atau bisa mengembangkan modal pasti tidak akan berhutang untuk mendapatkan modal karena seharusnya dengan modal kecil pun anda bisa mengembangkannya menjadi besar dan menjadi modal yang lebih kuat. Tidak perlu lah anda punya keyakinan pasti akan profit kalo menggunakan modal besar sehingga anda harus berhutang.


Harus diingat bahwa ada batas waktu untuk mengembalikan uang pinjaman itu atau mencicil angsurannya, hal ini yang akan membuat anda panik .Akibatnya timbul ketakutan berlebihan ketika batas waktu semakin dekat. So, tradinglah dengan seadanya modal bebas lalu kumpulkan modal lagi sambil memperdalam ilmu forex. Sehingga saat modal terkumpul, kemampuan trading anda sudah jauh lebih tinggi.Saat itulah waktu yang tepat untuk menciptakan uang.


2.Coba kelompokan modal anda menjadi 5 bagian .

Artinya jika anda memiliki uang sebesar Rp.10 juta jangan masukan semua uang itu ke account forex anda.Tapi masukan saja Rp 2 juta .Pikirkan dan bayangkan bahwa modal Rp 2 juta ini adalah sebuah kesempatan untuk meraih 5 juta. Hal ini akan membatasi anda melakukan transaksi dengan lot besar sehingga loss pada setiap transaksi tidaklah besar. Ataupun jika modal 2 juta ini habis anda masih memiliki 8 juta atau 4 kesempatan lagi.


3. Tinggalkan layar trading setelah membuka posisi.

Anda tidak harus memperhatikan setiap gerakan market setelah membuka posisi. Karena jika anda melakukannya akan timbul rasa gelisah atau khawatir, yang bisa membuat anda keluar masuk market secara cepat tapi hasilnya rugi. So,percaya saja bahwa take profit akan tercapai. Tengok posisi anda setelah selang waktu tertentu. Misalnya untuk target profit 20 pips , tengok setelah 2 jam. Untuk target profit 60 pips tengok setelah setengah hari , untuk target profit harian tengok posisi esok lagi.


Jika hasilnya rugi, bukankah masih ada kesempatan melakukan transaksi lagi ? Melakukan hal diatas lebih baik dari pada anda terus memperhatikan setiap gerakan market setelah membuka posisi.


Jika beberapa tips diatas untuk mencegah timbulnya rasa takut saat trading, maka berikut ini adalah cara mengembalikan mental trading yang down :


Kita sepakati bahwa mental trading yang down atau hancur biasanya terjadi setelah modal trading habis. Untuk anda yang mengalami rasa putus asa, kesal, menyesal atau benci pada trading, gunakan kekuatan emosi itu untuk belajar ilmu forex lebih dalam. Jangan tunjukan atau luapkan perasaan emosi anda itu pada orang terdekat anda karena mereka tidak tahu apa apa.


Jika anda merasakan hal diatas , pertanyaan untuk anda adalah :


” Apa anda akan menyerah dan membiarkan uang yang hilang tidak kembali?”


Silahkan buat argumen dan alasan untuk menjawab pertanyaan tersebut , tapi anda harus tahu bahwa kekalahan anda sebenarnya bukan saat anda rugi atau saat kehabisan modal,tapi saat anda memutuskan untuk berhenti trading dan memutuskan untuk tidak akan melakukannya lagi.


Trader yang saat ini berhasil hampir semuanya pernah mengalami saat saat seperti anda, tapi keinginannya yang kuat untuk menjadikan trading forex sebagai sumber penghasilan membawanya bangkit lagi dan tetap menyukai trading serta percaya suatu saat trading lah yang bisa membawa pada kesuksesan finansial.


Jadi untuk anda pun tetaplah percaya bahwa trading adalah jalan bagi kesejahteraan hidup anda.


” Masa orang lain bisa sukses sedangkan anda tidak…! Keberhasilan bukanlah takdir, tapi buah dari usaha anda karena Tuhan pun tidak pernah mentakdirkan seseorang jadi gagal..! Tuhan tidak pernah ikut campur masalah uang, tapi Tuhan menjanjikan kepastian perubahan hidup lebih baik bagi siapa saja yang mengusahakannya..”


Silahkan renungkan dan pikirkan kalimat diatas, lalu bersemangatlah kembali..


Dalam prakteknya langkah yang harus dilakukan untuk mengatasi mental trading yang down yaitu :


1. Silahkan tradingnya libur dulu selama sepekan

Artinya selama seminggu kedepan silahkan tetap amati kondisi market, tetap lakukan analisa tapi jangan lakukan transaksi . Kedisiplinan anda akan diuji disini .Belajarlah untuk tidak tertarik melakukan transaksi hanya karena emosi .Belajarlah menganalisa secara netral.


2. Temukan Strategi Baru

Sambil mengamati grafik seperti di langkah 1 , coba cari dan temukan strategi baru karena strategi lama anda terbukti tidak berhasil. Dengan menemukan strategi baru pasti akan muncul gairah untuk trading karena anda bersemangat untuk menerapkan strategi itu. Tapi harus diingat lakukan uji coba dulu pada strategi baru itu.


Dengan menerapkan 2 langkah diatas semoga mental trading anda terangkat dan tidak lagi down. Tapi jika anda ingin tahu, sebenarnya kunci agar mental trading tidak mudah runtuh adalah kekuatan tekad anda untuk berhasil dalam trading forex serta keyakinan bahwa anda pasti bisa berhasil dalam bisnis ini.


Semoga tulisan tentang cara mengatasi beban mental trading ini bermanfaat dan bisa membuat anda semangat kembali…

1/8/17

Analisa Trading



Pergerakan harga disebabkan karena emosi trader , pemicunya adalah rumor, berita dan kondisi markets . Dari setiap pemicu ini menyebabkan harga bergerak dengan hanya 2 kemungkinan yaitu naik atau turun , dan trader akan bereaksi sama terhadap pemicu yang sama.

Reaksi yang berulang terhadap pemicu ini yang terjadi selama bertahun tahun akhirnya membentuk sebuah pola. Bisa dikatakan pola grafik. Dari setiap pola yang terbentuk ini menghasilkan kecenderungan yang sama dari sulu sampai sekarang.

Secara garis besar , pola grafik dibagi 3 yaitu :



1. Pola penerusan trend

Seperti kita ketahui bahwa sebuah grafik dikatakan trend naik jika harganya bergerak semakin meninggi , dan dikatakan trend turun jika bergerak seakin merendah.

Oleh karena itu pola yang menunjukan bahwa trend akan berlanjut adalah adanya low yang semakin meninggi untuk trend naik dan High yang semakin merendah bagi trend turun










2. Pola Pembalikan Arah


Harga akan balik arah jika sudah tidak bisa bergerak lebih tinggi dari titir tertinggi sebe,lumnya , atau tidak bisa bergerak lebih rendah lagi dari titik terendah sebelumnya.

sehingga ketika sebuah grafik tidak bisa bergerak melibihi puncak sebelumnya , maka ini berarti kekuatan untuk bergerak lebih tinggi sudah mulai lemah. pelemahan ini adalah simbol adanya penguatan dari sisi yang berlawanan .Ketika kekuatan dari sisi yang berlawanan ini membesar dan menenbus batas yang ditetapkan , ini berarti harga balik arah.

















3. Pola koreksi


Kondisi harga yang menjulang tinggi sekarang ini pada awalnya berada didasar , karena ada orang orang yang mengangkatnya maka harga bergeak meninggi. ketika sudah di atas, market tidak bisa terus bergerak lurus keatas , karena setiap gerakan adalah sebuah kemenangan salah satu pihak., Begitu pula ketika harga berada dipuncak ,ini tidak luput dari perlawanan. Oleh karena itu adakalanya market bergerak mundur selangkah untuk melanjutkan 2 langkah.

Penyebab terjadinya koreksi :
Aksi ambil untung orang -orang yang berhasil menggerakan market dari dasar.
Keraguan atau Mosi tidak percaya dari beberapa pihak , sehingga sebagian mengundurkan diri .
Perlawanan dari oposisi


Beberapa pola KOREKSI :










Apapun bentuknya , koreksi pada intinya adalah untuk memastikan apa sebenarnya yang terjadi. Dan yang terjadi adalah trend yang sesuai trend sebelumnya .

1/6/17

Sejarah Wi-Fi

Pengertian


Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, yang memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.11 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya



Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat.
Quote:
Spesifikasi


Wi-Fi dirancang berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu:


* 802.11a
* 802.11b
* 802.11g
* 802.11n


Spesifikasi b merupakan produk pertama Wi-Fi. Variasi g dan n merupakan salah satu produk yang memiliki penjualan terbanyak pada 2005.


Di banyak bagian dunia, frekuensi yang digunakan oleh Wi-Fi, pengguna tidak diperlukan untuk mendapatkan izin dari pengatur lokal (misal, Komisi Komunikasi Federal di A.S.). 802.11a menggunakan frekuensi yang lebih tinggi dan oleh sebab itu daya jangkaunya lebih sempit, lainnya sama.


Versi Wi-Fi yang paling luas dalam pasaran AS sekarang ini (berdasarkan dalam IEEE 802.11b/g) beroperasi pada 2.400 MHz sampai 2.483,50 MHz. Dengan begitu mengijinkan operasi dalam 11 channel (masing-masing 5 MHz), berpusat di frekuensi berikut:


* Channel 1 - 2,412 MHz;
* Channel 2 - 2,417 MHz;
* Channel 3 - 2,422 MHz;
* Channel 4 - 2,427 MHz;
* Channel 5 - 2,432 MHz;
* Channel 6 - 2,437 MHz;
* Channel 7 - 2,442 MHz;
* Channel 8 - 2,447 MHz;
* Channel 9 - 2,452 MHz;
* Channel 10 - 2,457 MHz;
* Channel 11 - 2,462 MHz


Secara teknis operasional, Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLAN (wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah sertifikasi merek dagang yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (internet) yang bekerja di jaringan WLAN dan sudah memenuhi kualitas kapasitas interoperasi yang dipersyaratkan.


Teknologi internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok insinyur Amerika Serikat yang bekerja pada Institute of Electrical and Electronis Engineers (IEEE) berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16. Perangkat Wi-Fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja di jaringan WLAN, tetapi juga di jaringan Wireless Metropolitan Area Network (WMAN).


Karena perangkat dengan standar teknis 802.11b diperuntukkan bagi perangkat WLAN yang digunakan di frekuensi 2,4 GHz atau yang lazim disebut frekuensi ISM (Industrial, Scientific dan Medical). Sedang untuk perangkat yang berstandar teknis 802.11a dan 802.16 diperuntukkan bagi perangkat WMAN atau juga disebut Wi-Max, yang bekerja di sekitar pita frekuensi 5 GHz.


Tingginya animo masyarakat --khususnya di kalangan komunitas Internet-- menggunakan teknologi Wi-Fi dikarenakan paling tidak dua faktor. Pertama, kemudahan akses. Artinya, para pengguna dalam satu area dapat mengakses Internet secara bersamaan tanpa perlu direpotkan dengan kabel.


Konsekuensinya, pengguna yang ingin melakukan surfing atau browsing berita dan informasi di Internet, cukup membawa PDA (pocket digital assistance) atau laptop berkemampuan Wi-Fi ke tempat dimana terdapat access point atau hotspot.



Menjamurnya hotspot di tempat-tempat tersebut --yang dibangun oleh operator telekomunikasi, penyedia jasa Internet bahkan orang perorangan-- dipicu faktor kedua, yakni karena biaya pembangunannya yang relatif murah atau hanya berkisar 300 dollar Amerika Serikat.


Peningkatan kuantitas pengguna Internet berbasis teknologi Wi-Fi yang semakin menggejala di berbagai belahan dunia, telah mendorong Internet service providers (ISP) membangun hotspot yang di kota-kota besar dunia.


Beberapa pengamat bahkan telah memprediksi pada tahun 2006, akan terdapat hotspot sebanyak 800.000 di negara-negara Eropa, 530.000 di Amerika Serikat dan satu juta di negara-negara Asia.


Keseluruhan jumlah penghasilan yang diperoleh Amerika Serikat dan negara-negara Eropa dari bisnis Internet berbasis teknologi Wi-Fi hingga akhir tahun 2003 diperkirakan berjumlah 5.4 trilliun dollar Amerika, atau meningkat sebesar 33 milyar dollar Amerika dari tahun 2002


Sejarah




Pada akhir 1970-an IBM mengeluarkan hasil percobaan mereka dalam merancang WLAN dengan teknologi IR, perusahaan lain seperti Hewlett-Packard (HP) menguji WLAN dengan RF. Kedua perusahaan tersebut hanya mencapai data rate 100 Kbps. Karena tidak memenuhi standar IEEE 802 untuk LAN yaitu 1 Mbps maka produknya tidak dipasarkan. Baru pada tahun 1985, (FCC) menetapkan pita Industrial, Scientific and Medical (ISM band) yaitu 902-928 MHz, 2400-2483.5 MHz dan 5725-5850 MHz yang bersifat tidak terlisensi, sehingga pengembangan WLAN secara komersial memasuki tahapan serius. Barulah pada tahun 1990 WLAN dapat dipasarkan dengan produk yang menggunakan teknik spread spectrum (SS) pada pita ISM, frekuensi terlisensi 18-19 GHz dan teknologi IR dengan data rate >1 Mbps.


Pada tahun 1997, sebuah lembaga independen bernama IEEE membuat spesifikasi/standar WLAN pertama yang diberi kode 802.11. Peralatan yang sesuai standar 802.11 dapat bekerja pada frekuensi 2,4GHz, dan kecepatan transfer data (throughput) teoritis maksimal 2Mbps.


Pada bulan Juli 1999, IEEE kembali mengeluarkan spesifikasi baru bernama 802.11b. Kecepatan transfer data teoritis maksimal yang dapat dicapai adalah 11 Mbps. Kecepatan tranfer data sebesar ini sebanding dengan Ethernet tradisional (IEEE 802.3 10Mbps atau 10Base-T). Peralatan yang menggunakan standar 802.11b juga bekerja pada frekuensi 2,4Ghz. Salah satu kekurangan peralatan wireless yang bekerja pada frekuensi ini adalah kemungkinan terjadinya interferensi dengan cordless phone, microwave oven, atau peralatan lain yang menggunakan gelombang radio pada frekuensi sama.




Pada saat hampir bersamaan, IEEE membuat spesifikasi 802.11a yang menggunakan teknik berbeda. Frekuensi yang digunakan 5Ghz, dan mendukung kecepatan transfer data teoritis maksimal sampai 54Mbps. Gelombang radio yang dipancarkan oleh peralatan 802.11a relatif sukar menembus dinding atau penghalang lainnya. Jarak jangkau gelombang radio relatif lebih pendek dibandingkan 802.11b. Secara teknis, 802.11b tidak kompatibel dengan 802.11a. Namun saat ini cukup banyak pabrik hardware yang membuat peralatan yang mendukung kedua standar tersebut.


Pada tahun 2002, IEEE membuat spesifikasi baru yang dapat menggabungkan kelebihan 802.11b dan 802.11a. Spesifikasi yang diberi kode 802.11g ini bekerja pada frekuensi 2,4Ghz dengan kecepatan transfer data teoritis maksimal 54Mbps. Peralatan 802.11g kompatibel dengan 802.11b, sehingga dapat saling dipertukarkan. Misalkan saja sebuah komputer yang menggunakan kartu jaringan 802.11g dapat memanfaatkan access point 802.11b, dan sebaliknya.
Pada tahun 2006, 802.11n dikembangkan dengan menggabungkan teknologi 802.11b, 802.11g. Teknologi yang diusung dikenal dengan istilah MIMO (Multiple Input Multiple Output) merupakan teknologi Wi-Fi terbaru. MIMO dibuat berdasarkan spesifikasi Pre-802.11n. Kata ”Pre-” menyatakan “Prestandard versions of 802.11n”. MIMO menawarkan peningkatan throughput, keunggulan reabilitas, dan peningkatan jumlah klien yg terkoneksi. Daya tembus MIMO terhadap penghalang lebih baik, selain itu jangkauannya lebih luas sehingga Anda dapat menempatkan laptop atau klien Wi-Fi sesuka hati. Access Point MIMO dapat menjangkau berbagai perlatan Wi-Fi yg ada disetiap sudut ruangan. Secara teknis MIMO lebih unggul dibandingkan saudara tuanya 802.11a/b/g. Access Point MIMO dapat mengenali gelombang radio yang dipancarkan oleh adapter Wi-Fi 802.11a/b/g. MIMO mendukung kompatibilitas mundur dengan 802.11 a/b/g. Peralatan Wi-Fi MIMO dapat menghasilkan kecepatan transfer data sebesar 108Mbps.


Menjamurnya hotspot di tempat-tempat tersebut --yang dibangun oleh operator telekomunikasi, penyedia jasa Internet bahkan orang perorangan-- dipicu faktor kedua, yakni karena biaya pembangunannya yang relatif murah atau hanya berkisar 300 dollar Amerika Serikat.


Peningkatan kuantitas pengguna Internet berbasis teknologi Wi-Fi yang semakin menggejala di berbagai belahan dunia, telah mendorong Internet service providers (ISP) membangun hotspot yang di kota-kota besar dunia.


Beberapa pengamat bahkan telah memprediksi pada tahun 2006, akan terdapat hotspot sebanyak 800.000 di negara-negara Eropa, 530.000 di Amerika Serikat dan satu juta di negara-negara Asia.


Keseluruhan jumlah penghasilan yang diperoleh Amerika Serikat dan negara-negara Eropa dari bisnis Internet berbasis teknologi Wi-Fi hingga akhir tahun 2003 diperkirakan berjumlah 5.4 trilliun dollar Amerika, atau meningkat sebesar 33 milyar dollar Amerika dari tahun 2002
Quote:
Sejarah




Pada akhir 1970-an IBM mengeluarkan hasil percobaan mereka dalam merancang WLAN dengan teknologi IR, perusahaan lain seperti Hewlett-Packard (HP) menguji WLAN dengan RF. Kedua perusahaan tersebut hanya mencapai data rate 100 Kbps. Karena tidak memenuhi standar IEEE 802 untuk LAN yaitu 1 Mbps maka produknya tidak dipasarkan. Baru pada tahun 1985, (FCC) menetapkan pita Industrial, Scientific and Medical (ISM band) yaitu 902-928 MHz, 2400-2483.5 MHz dan 5725-5850 MHz yang bersifat tidak terlisensi, sehingga pengembangan WLAN secara komersial memasuki tahapan serius. Barulah pada tahun 1990 WLAN dapat dipasarkan dengan produk yang menggunakan teknik spread spectrum (SS) pada pita ISM, frekuensi terlisensi 18-19 GHz dan teknologi IR dengan data rate >1 Mbps.


Pada tahun 1997, sebuah lembaga independen bernama IEEE membuat spesifikasi/standar WLAN pertama yang diberi kode 802.11. Peralatan yang sesuai standar 802.11 dapat bekerja pada frekuensi 2,4GHz, dan kecepatan transfer data (throughput) teoritis maksimal 2Mbps.


Pada bulan Juli 1999, IEEE kembali mengeluarkan spesifikasi baru bernama 802.11b. Kecepatan transfer data teoritis maksimal yang dapat dicapai adalah 11 Mbps. Kecepatan tranfer data sebesar ini sebanding dengan Ethernet tradisional (IEEE 802.3 10Mbps atau 10Base-T). Peralatan yang menggunakan standar 802.11b juga bekerja pada frekuensi 2,4Ghz. Salah satu kekurangan peralatan wireless yang bekerja pada frekuensi ini adalah kemungkinan terjadinya interferensi dengan cordless phone, microwave oven, atau peralatan lain yang menggunakan gelombang radio pada frekuensi sama.




Pada saat hampir bersamaan, IEEE membuat spesifikasi 802.11a yang menggunakan teknik berbeda. Frekuensi yang digunakan 5Ghz, dan mendukung kecepatan transfer data teoritis maksimal sampai 54Mbps. Gelombang radio yang dipancarkan oleh peralatan 802.11a relatif sukar menembus dinding atau penghalang lainnya. Jarak jangkau gelombang radio relatif lebih pendek dibandingkan 802.11b. Secara teknis, 802.11b tidak kompatibel dengan 802.11a. Namun saat ini cukup banyak pabrik hardware yang membuat peralatan yang mendukung kedua standar tersebut.


Pada tahun 2002, IEEE membuat spesifikasi baru yang dapat menggabungkan kelebihan 802.11b dan 802.11a. Spesifikasi yang diberi kode 802.11g ini bekerja pada frekuensi 2,4Ghz dengan kecepatan transfer data teoritis maksimal 54Mbps. Peralatan 802.11g kompatibel dengan 802.11b, sehingga dapat saling dipertukarkan. Misalkan saja sebuah komputer yang menggunakan kartu jaringan 802.11g dapat memanfaatkan access point 802.11b, dan sebaliknya.
Pada tahun 2006, 802.11n dikembangkan dengan menggabungkan teknologi 802.11b, 802.11g. Teknologi yang diusung dikenal dengan istilah MIMO (Multiple Input Multiple Output) merupakan teknologi Wi-Fi terbaru. MIMO dibuat berdasarkan spesifikasi Pre-802.11n. Kata ”Pre-” menyatakan “Prestandard versions of 802.11n”. MIMO menawarkan peningkatan throughput, keunggulan reabilitas, dan peningkatan jumlah klien yg terkoneksi. Daya tembus MIMO terhadap penghalang lebih baik, selain itu jangkauannya lebih luas sehingga Anda dapat menempatkan laptop atau klien Wi-Fi sesuka hati. Access Point MIMO dapat menjangkau berbagai perlatan Wi-Fi yg ada disetiap sudut ruangan. Secara teknis MIMO lebih unggul dibandingkan saudara tuanya 802.11a/b/g. Access Point MIMO dapat mengenali gelombang radio yang dipancarkan oleh adapter Wi-Fi 802.11a/b/g. MIMO mendukung kompatibilitas mundur dengan 802.11 a/b/g. Peralatan Wi-Fi MIMO dapat menghasilkan kecepatan transfer data sebesar 108Mbps.

1/5/17

Risk Management Trading

Sekarang Anda sudah tiba di mata pelajaran yang sangat penting: risk management alias manajemen resiko. Resiko merupakan bagian yang tak perpisahkan dari setiap bisnis. Tidak ada bisnis yang bebas dari resiko. Ingatlah hal ini. Dengan demikian, pengetahuan mengenai manajemen resiko dan manajemen modal yang baik mutlak diperlukan.
Manajemen resiko adalah mengenai meminimalkan resiko dengan tujuan memaksimalkan peluang keuntungan. Dengan menerapkan manajemen resiko yang baik, Anda akan memiliki kontrol penuh atas uang Anda. Dibantu dengan manajemen modal yang baik, manajemen resiko akan membantu Anda untuk “menjinakkan” pasar yang liar.
Trading itu ibarat permainan catur. Anda tidak bisa memprediksi seratus persen akurat langkah apa yang akan diambil oleh lawan Anda. Begitu juga dengan trading. Anda tidak akan bisa mengetahui dengan pasti ke mana harga akan bergerak bahkan dalam satu jam ke depan. Salah satu penyebab kegagalan para trader pemula adalah ketidaktahuan mengenai dasar manajemen resiko yang baik.
Dalam chapter ini, Anda akan mempelajari mengenai manajemen resiko juga manajemen modal sebagai salah satu pilar dari 3M (Mind, Method, Money).
Risk Management Tools
Ada tiga metode risk management tools, yaitu: cut loss, switching, dan averaging.

1. Cut Loss
Teknik ini dilakukan dengan cara menutup transaksi yang merugi sesegera mungkin dengan tujuan untuk menghindari resiko kerugian yang lebih besar.
2. Switching
Teknik dilakukan dengan cara menutup posisi yang rugi dan segera mengambil posisi baru yang searah dengan pergerakan harga selanjutnya. Idenya adalah untuk me-recovery kerugian yang diakibatkan oleh posisi transaksi sebelumnya. Teknik ini lebih efektif apabila dilakukan ketika terjadi perubahan arah harga yang cepat dan drastis.
Lakukanlah teknik ini bila Anda sudah benar-benar yakin bahwa pasar akan bergerak cukup kencang, sebab dengan melakukan teknik ini berarti Anda membuka satu posisi baru lagi yang tentu dibayangi resiko kerugian jika ternyata pasar berbalik arah lagi. Kematangan analisis dan tingkat kesiapan mental turut mempengaruhi kesuksesan teknik ini.
3. Averaging
Averaging (atau disebut juga sebagai ‘cost-averaging’) merupakan teknik manajemen resiko yang cukup ekstrim karena pada dasarnya teknik ini mencoba untuk “melawan” pasar. Ide dasarnya adalah pasar tidak mungkin bergerak ke satu arah saja untuk selamanya.
Ingat: teknik ini sangat beresiko. Teknik ini sangat tidak dianjurkan bagi para trader yang memiliki dana minim.
Pengembangan Strategi Averaging
Setidaknya ada tiga teknik yang dikembangkan dari strategi averaging, yaitu pyramiding, martingale dan anti-martingale.
a. Pyramiding
Pyramiding merupakan kebalikan dari cost-averaging. Jika pada cost averaging satu posisi terbuka ditambahkan setiap kali mengalami kerugian, maka dalam pyramiding posisi terbuka tersebut justru ditambahkan setiap kali mendapatkan keuntungan.
Teknik ini akan efektif jka digunakan pada saat pasar berada dalam keadaan trending. Teknik ini tidak akan efektif bila Anda gunakan jika pasar berada dalam keadaan sideways.
b. Martingale
Jika tadi Anda sudah mempelajari teknik averaging yang merupakan teknik yang ekstrim, maka teknik martingale ini merupakan teknik yang lebih ekstrim lagi. Dengan teknik ini, Anda bukan saja akan menambah posisi baru setiap mengalami kerugian namun juga melipatgandakan jumlah transaksinya.
Berbeda dengan teknik pyramiding, teknik ini justru lebih efektif jika digunakan pada saat pasar dalam keadaan cenderung sideways.
c. Anti-martingale
Teknik ini mirip dengan teknik pyramiding, hanya saja jumlah transaksinya dilipatgandakan setiap penambahan keuntungan. Teknik ini juga akan lebih efektif jika digunakan pada saat pasar dalam keadaan trending.


Money Management
Money management ini sebenarnya merupakan bagian dari trading plan. Mengingat tingginya resiko yang akan Anda hadapi di pasar, maka Anda harus memiliki strategi pengelolaan dana yang tepat.
“OK. Saya paham bahwa manajemen modal itu penting. Lalu bagaimana semestinya saya mengelola modal saya?”
Apakah pertanyaan itu yang sekarang ada di benak Anda? :)
Sebenarnya ada banyak cara mengelola uang Anda, namun kuncinya tetaplah pembatasan resiko. Berikut ini adalah salah satu metode manajemen modal yang bisa Anda terapkan.
Anggaplah Anda memiliki dana sebesar $10,000 di akun Anda. Lalu Anda tetapkan resiko maksimal untuk setiap transaksi, katakanlah 5% per trade. Ini artinya adalah kerugian maksimal yang mungkin akan Anda derita setiap transaksi adalah sebesar 5% x $10,000 = $500. Jadi, resiko untuk setiap transaksi yang Anda lakukan tidak boleh lebih dari $500.
Seandainya transaksi pertama Anda mengalami kerugian, maka dana Anda masih tersisa sebesar $9,500. Nah, jika Anda ingin melakukan transaksi lagi dengan pembatasan resiko 5% per trade, maka resiko maksimum untuk transaksi selanjutnya adalah sebesar 5% x $9,500 = $475. Demikian seterusnya: pembatasan resiko sebesar 5% itu berdasarkan modal terakhir yang dimiliki.
Selain itu, ada baiknya Anda juga membatasi resiko maksimum dari modal Anda. Misalnya dengan dana $10,000 itu tadi Anda membatasi resiko sebesar 50%, maka sebaiknya Anda berhenti trading atau melakukan evaluasi jika Anda mengalami kerugian hingga $5,000.
Model manajemen modal yang dijelaskan di atas bisa kita sederhanakan dengan menggunakan tabel sebagai berikut.
Modal Awal : $10,000
Resiko Maksimum dari Modal Awal : $5,000 (50% dari modal awal)
Resiko per trade : 5%
Misalkan transaksi yang terjadi adalah sebagai berikut:

Trade Loss (USD) Balance (USD)
1 500.00 9500.00
2 475.00 9025.00
3 451.25 8573.75
4 428.69 8145.06
5 407.25 7737.81
6 386.89 7350.92
7 367.55 6983.37
8 349.17 6634.20
9 331.71 6302.49
10 315.12 5987.37
11 299.37 5688.00
Total 4312.00 (Loss)


Berdasarkan manajemen modal di atas, Anda memiliki peluang untuk melakukan 11 kali transaksi sebelum mencapai resiko 50% dengan asumsi bahwa ke-11 transaksi tersebut loss semua. Masing-masing kerugian sebesar 5% dari Balance terakhir.
Risk-to-reward ratio
Setelah menetapkan pembatasan resiko, barulah kemudian tatapkan target profit Anda. Jika Anda menetapkan batasan resiko sebesar 5% seperti contoh di atas, maka sebaiknya target profit tidak lebih kecil daripada alokasi resikonya. Misalnya, jika resiko per transaksi Anda adalah sebesar 5%, maka Anda bisa menargetkan profit sekitar 6% atau 10% misalnya. Boleh saja jika Anda hanya menargetkan profit sebesar 5%, namun yang perlu Anda ingat adalah jangan sampai resiko menjadi lebih besar daripada peluang. Dengan kata lain, tidaklah bijaksana jika Anda menargetkan keuntungan hanya 4% sementara resiko Anda sebesar 5%.
Perbandingan antara resiko dengan potensi keuntungan ini biasa disebut dengan istilah “risk-to-reward ratio”. Misalnya, jika resiko transaksi Anda 5% namun target keuntungan Anda adalah 10%, maka “risk-to-reward ratio” Anda adalah 1:2.
Win-loss ratio
Sebagaimana yang telah Anda ketahui, tidak mungkin ada analisis yang selalu tepat. Ada saat-saat ketika prediksi Anda meleset. Pada keadaan seperti itu, sangat mungkin Anda akan mengalami kerugian.
Mari kita refresh lagi ingatan kita mengenai sistem trading. Sistem trading yang Anda gunakan haruslah sistem trading yang sudah Anda pelajari dan kuasai. Lebih penting lagi, sistem trading yang Anda gunakan haruslah sistem trading yang sudah terbukti profitable, dengan kata lain sistem bahwa tersebut memiliki akurasi yang cukup baik.
Apa artinya “akurasi yang cukup baik”?
Dengan istilah yang sederhana, tingkat akurasi suatu sistem trading bisa diukur melalui “win-loss ratio”.
Apa itu “win-loss ratio”?
“Win-loss ratio” adalah perbandingan antara transaksi profit dibandingkan dengan transaksi yang merugi. Sebagai contoh: sistem trading Anda menghasilkan lima kali profit dan lima kali loss dalam 10 kali transaksi berturut-turut. Ini artinya bahwa sistem trading yang Anda miliki memiliki win-loss ratio 1:1.
Tentu saja win-loss ratio 2:1 lebih baik daripada1:1, namun perlu disadari bahwa akurasi bukanlah segalanya dalam trading. Dengan bantuan money management dan risk-to-reward ratio yang baik, win-loss ratio 1:1 pun masih bisa menghasilkan akumulasi profit.
Bagaimana bisa?
Mari kita lihat skenario yang disajikan tabel berikut ini:

Modal Awal : $10,000
Resiko Maksimum dari Modal Awal : $5,000 (50% dari modal awal)
Resiko per trade : 5%
Target profit per trade : 6%

Hasil (misal):



Trade P/L (USD) Balance (USD)
1 -500.00 9500.00
2 -475.00 9025.00
3 541.50 9566.50
4 573.99 10140.49
5 -507.02 9633.47
6 578.01 10211.47
7 -510.57 9700.90
8 -485.04 9215.85
9 552.95 9768.81
10 480.00 10248.81
Total 248.81 (Profit)


Sebagai catatan, resiko per trade sebesar 5% tersebut di atas adalah angka maksimum. Bisa saja nantinya transaksi yang Anda lakukan hanya mengalokasikan resiko sebesar 4% atau lebih kecil lagi, tergantung pada situasi pasar atau kekuatan sinyal yang muncul dari sistem trading Anda.
Nah, pertanyaannya sekarang mungkin adalah: berapa lot per trade?
Untuk menjawab pertanyaan ini, Anda harus kembali lagi ke money management yang telah ditetapkan sebelumnya.
Misalnya Anda memiliki modal sebesar $10,000 dengan pembatasan resiko per transaksi adalah 5% ($500).
Lalu sistem trading Anda menunjukkan sinyal buy atau sell, dengan batasan stop loss berdasarkan analisis teknikal (support/resistance) sejauh 50 pips dari level entry Anda. Dengan asumsi bahwa 1 pip adalah setara dengan $1 (mini account), artinya stop loss sebesar 50 pips tersebut senilai dengan $50.
Padahal, resiko per transaksi yang sudah Anda tetapkan adalah sebesar $500 (5% dari $10,000). Dengan demikian, Anda bisa melakukan transaksi sebanyak 10 lot mini account (perhitungannya: $500 dibagi $50).
Contoh lain: batasan stop loss berdasarkan support/resistance adalah sejauh 100 pips dari level entry Anda. Artinya resiko yang dihadapi adalah sebesar $100 (asumsi 1 pip = $1).
Padahal, resiko per transaksi sudah ditetapkan sebesar $500 (5% dari 10,000). Berdasarkan situasi tersebut, berapa lot yang boleh Anda pergunakan untuk transaksi?
Benar. Anda hanya boleh melakukan transaksi sebesar 5 (lima) lot saja. Perhitungannya adalah: $500 (resiko per transaksi) dibagi $100 (stop loss).
Demikianlah caranya

Bagaimana cara bertrading pasar Indeks Volatilitas?

Pasar Indeks Volatilitas

Binary.com menciptakan Indeks Volatilitas dimana Anda dapat bertrading 24/7. Anda dapat bertrading pada semua jenis kontrak:
  • Rise/Fall
  • Higher/Lower
  • Touch/No Touch
  • In/Out (ends between/outside dan stays between/goes outside)
  • Asians
  • Digits
Indeks Volatilitas lebih lanjut dikategorikan menjadi dua jenis:
  • Indeks Berterusan
  • Indeks Reset Harian

Indeks Berterusan

Indeks Berterusan Binary.com adalah Indeks Volatilitas 10, Indeks Volatilitas 25, Indeks Volatilitas 50, Indeks Volatilitas 75 dan Indeks Volatilitas 100. Indeks ini sesuai dengan pasar yang disimulasikan menggunakan volatilitas konstan sebesar 10%, 25%, 50%, 75% dan 100%.
Indeks Volatilitas 100 memiliki volatilitas ganda dibandingkan dengan Indeks Volatilitas 50, dan empat kali lipat volatilitas berbanding Indeks Volatilitas 25.

Indeks Reset Harian

Indeks Reset Harian meniru pasar dengan trend bullish dan bearish menggunakan volatilitas yang konstan.
Indeks Market Bull dan Market Bear dimulai pada 00:00 GMT setiap hari, mereplikasi masing-masing pasar bullish dan bearish.
Indeks Volatilitas Binary.com didasarkan pada kriptografi generator angka random aman yang diaudit untuk kejujuran oleh pihak ketiga yang independen.

KAMUS BINARY

Batas

Batasan pada opsi binary adalah target pada harga dasar pasar yang Anda pilih. Anda dapat memilih kontrak yang tetap berada dibawah atau bergerak keatas target harga atau tetap diantara dua target.

Opsi binary

Opsi binary adalah sebuah kontrak yang dibeli oleh trader, yang memberi jumlah yang telah ditentukan jika analisa mereka benar.

Komoditi

Komoditas adalah sumber yang berkembang dan disaring dari tanah seperti perak, emas dan minyak. Di Binary.com mereka memiliki harga dalam dolar Amerika.

Masa kontrak

Periode kontrak adalah jangka waktu trading. Yang juga disebut sebagai durasi.

Derivatif

Derivatif adalah sebuah instrumen keuangan dimana nilainya ditentukan oleh berdasarkan pasar. Derivatif pada umumnya diperdagangkan pada pasar antar-bank dan binary adalah salah satu bentuk yang paling sederhana dari derivatif.

Durasi

Durasi adalah tempo pembelian kontrak (lihat 'periode kontrak').

Kontrak Berakhir Antara/Berakhir Keluar

Kontrak Berakhir Antara akan memberi hasil jika harga akhir pasar harus lebih tinggi dari target harga rendah DAN harus lebih rendah dari target harga tinggi. Kontrak Berakhir Diluar akan memberi hasil jika harga akhir pasar SALAH SATU yaitu harus lebih tinggi dari target harga tinggi ATAU harus lebih rendah dari target harga rendah.

Harga spot masuk

Harga spot masuk adalah harga awal kontrak yang dibeli oleh trader.

Harga akhir

Harga akhir adalah harga dasar pasar ketika kontrak berakhir.

Forex

Pada pasar valuta asing, para trader dapat membeli kontrak berdasarkan pertukaran harga dari satu mata uang ke mata uang lainnya. Sebagai contoh jika trader memilih kontrak Naik pada market EUR/USD, hal ini berarti mereka menganalisa nilai mata uang Euro akan lebih tinggi dari harga mata uang dolar AS.

GMT

GMT adalah singkatan dari Greenwich Mean Time, waktu resmi digunakan di Inggris selama musim dingin. Di musim panas perubahan waktu Inggris adalah GMT +1 jam. Waktu yang digunakan pada website Binary.com adalah GMT sepanjang waktu.

Kontrak Higher/Lower

Ini adalah kontrak dimana trader menganalisa apakah pasar akan berakhir lebih tinggi atau lebih rendah dari target harga.

Indeks

Indeks bursa saham mengukur nilai beberapa perusahaan pada bursa saham.

Kontrak In/Out

Berikut adalah kontrak dimana trader akan memilih batasan rendah dan tinggi, dan menganalisa pergerakan pasar akan tetap berada di dalam batasan atau bergerak keluar batasan tadi (lihat juga kontrak 'Stays Between/Goes Outside').

Harga akhir pasar

Harga akhir pasar adalah harga pada akhir periode kontrak.

Kontrak tidak menyentuh

Ini adalah kontrak dimana trader memilih target harga, dan menganalisa pasar tidak akan menyentuh target sebelum kontrak berakhir.

Kontrak (Sekali) Sentuh

Ini adalah kontrak dimana trader memilih target harga dan menganalisa apakah pasar akan menyentuh target sebelum kontrak berakhir.

Hasil

Hasil adalah jumlah yang dibayarkan pada opsi trader jika analisa tepat.

Pip

Pip singkatan dari 'titik persentase' yang umumnya angka desimal keempat (yaitu 0,0001).

Keuntungan

Keuntungan adalah selisih antara harga beli (modal) dengan hasil pada kontrak yang memberi untung.

Indeks Volatilitas

Indeks volatilitas mensimulasikan berbagai situasi pasar riil dan menyediakan platform yang ideal untuk digunakan bertrading dan mencoba strategi pada berbagai kondisi pasar. Indeks ini tergantung kepada volatilitas dan pergerakan cepat yang membantu pengguna untuk mencoba skenario seperti – volatilitas tinggi, volatilitas rendah, trend bullish dan bearish.

Harga jual

Harga jual kembali menunjukkan harga pasar terkini. Harga jual kembali adalah berdasarkan penawaran terbaik dan mungkin tidak tersedia setiap saat. Lihat 'Opsi jual' untuk keterangan lengkap mengenai penjualan kontrak sebelum berakhir.

Laba

Hasil adalah dana yang diperoleh setelah kontrak berakhir (lihat 'Hasil').

Kontrak Rise/Fall

Ini adalah kontrak dimana trader menganalisa apakah pasar akan naik atau turun pada akhir periode waktu yang dipilih.

Opsi jual

Tersedia kesempatan untuk menjual kontrak sebelum berakhir namun hal ini hanya dapat dilakukan jika harga jual yang adil dapat disediakan. Jika pilihan ini tersedia, anda akan melihat tombol biru 'Jual' disebelah kontrak anda pada portopolio.

Harga spot

Ini adalah harga pasar terkini dimana pasar dapat dibeli atau dijual pada waktu tertentu.

Modal

Modal adalah jumlah yang dibayarkan oleh trader pada saat membeli kontrak.

Kontrak Tetap Antara/Bergerak Keluar

Kontrak tetap antara akan memberi untung jika market tetap berada diantara (tidak menyentuh) KEDUA batasan tinggi atau rendah kapan saja selama periode yang dipilih oleh trader. Kontrak bergerak keluar akan memberi untung jika pasar menyentuh SALAH SATU batasan tinggi atau batasan rendah selama periode kontrak yang dipilih oleh trader.

Tik

Tik adalah gerakan minimal naik atau turun pada harga pasar.

Yang mendasari

Setiap opsi binary adalah analisa pasar pada setiap pergerakan masa depan yang mendasarinya.

YANG PERLU DIKETAHUI TENTANG BINARY.COM

Beberapa fakta yang perlu kita ketahui tentang binary.com, adalah salah satu perintis trading binary online yang sangat disegani, dengan keunggulan dan pelayanan terbaik pada trading sejenisnya. Dengan reputasi tinggi yang diakui, namun tetap mengacu kepada standar etika dan kualitas pengalaman dalam bertransaksi. berikut fakta tentang binary.com yang dikutip langsung dari situs resmi binary.com :
  • Didirikan pada oktober 1999. Berdiri pada tahun 1999 dengan berbagai reputasi dan pengalaman hingga bertahan sampai saat ini, memberikan bukti bahwa binary.com adalah platform terbaik pada trading opsi biner hingga sekarang.
  • Tidak memiliki hutang/bebas hutang.
  • Lebih dari 90 staff dan kontraktor yang tersebar di seluruh dunia.
  • Lebih dari 1 juta akun yang terdaftar di seluruh dunia dan terus bertambah seiring banyaknya edukasi online maupun ofline dari para tradernya.
  • Platform Binary memproses rata-rata 15 transaksi per detik dan terus bertambah, platform yang tersedia setiap saat 24 jam 7 hari nonstop.
  • Memiliki kantor di Malta, Malaysia dan Jepang.
  • Berlisensi dan diatur di Malta, Inggris, Isle of Man, dan Irlandia.
  • Diterbitkan dalam bahasa Inggris, Jepang, Cina, Arab, Polandia, Jerman, Perancis, Spanyol, Portugis, Italia dan Rusia.


Binary.com dimiliki dan dioperasikan oleh grup perusahaan Binary Ltd. Di Inggris dan Isle of Man, klien kami bertrading melalui Binary (IOM) Ltd. Di Uni Eropa (kecuali Inggris), mereka bertrading melalui Binary (Europe) Ltd dan Binary Investments (Europe) Ltd. Sisa bagian dunia lainnya, mereka bertrading melalui Binary (C.R.) S.A.

1/3/17

Sejarah Trading Forex



Sudah berapa lama Anda trading forex? Mungkin sudah lama. Tetapi tahukah Anda bagaimana sejarah terciptanya perdagangan mata uang di dunia ini? Memang topik ini tidak berkaitan dengan kemampuan Anda meraih keuntungan dalam trading, namun tidak ada salahnya mempelajari fakta-fakta pentiing terkait bisnis yang kita jalani ini. Setidaknya kita bisa bercerita kepada orang yang ingin tahu tentang forex trading.

Sejarah Forex
Sistem Standar Emas (Gold Standard System)


Sistem keuangan standar emas tercipta di tahun 1875, yang merupakan suatu peristiwa paling penting dana sejarah pasar uang. Sebelum standar emas diciptakan, negara-negara di dunia pada umumnya mempergunakan emas dan perak sebagai alat pembayaran internasional. Masalah utama penggunaan emas dan perak untuk alat pembayaran adalah bahwa nilai kedua logam mulia ini sangat dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran global. Sebagai contoh, penemuan sebuah tambang emas baru biasanya (waktu itu) akan menekan harga emas.


Ide yang mendasari terciptanya sistem standar emas ini adalah bahwa pemerintah menjamin nilai tukar suatu mata uang terhadap sejumlah emas, demikian juga sebaliknya. Dengan kata lain, suatu mata uang di-back up oleh sejumlah emas. Dengan demikian jelaslah bahwa pemerintah membutuhkan sejumlah cadangan emas yang cukup untuk memenuhi permintaan akan pertukaran mata uang. Selama akhir abad ke-19, semua negara ekonomi maju telah mematok sejumlah mata uang senilai dengan satu ons emas. Seiring dengan berjalannya waktu, perbedaan harga antara satu ons emas di antara dua mata uang yang berbeda menjadi kurs valuta asing antara dua mata uang tersebut. Ini menjadi definisi awal valuta asing dalam sejarah.


Standar emas ternyata runtuh selama permulaan Perang Dunia I. Karena meningkatnya ketegangan dengan Jerman, negara-negara di Eropa merasa bahwa mereka harus menyelesaikan proyek-proyek militer yang besar. Maka mulailah mereka mencetak uang untuk membiayai proyek-proyek tersebut. Beban finansial dari proyek-proyek tersebut sangat besar sehingga tidak tersedia cukup emas untuk mem-back up uang yang telah dicetak dalam jumlah besar itu. Terjadilah inflasi.


Meskipun standar emas sempat kembali dipergunakan setelah Perang Dunia I usai, namun kebanyakan negara kembali “merusak” sistem tersebut pada saat permulaan Perang Dunia II. Meskipun demikian, emas tidak pernah berhenti cadangan devisa yang terbaik.



Bretton Woods System


Menjelang berakhirnya Perang Dunia II, negara-negara yang tergabung dalam aliansi Sekutu merasa bahwa mereka perlu membangun sebuah sistem moneter untuk mengisi kekosongan akibat ditinggalkannya sistem standar emas. Pada bulan Juli tahun 1944, lebih dari 700 perwakilan Sekutu mengadakan pertemuan di Bretton Woods, New Hampshire, Amerika Serikat. Tujuannya adalah untuk menghasilkan kesepakatan yang kita kenal dengan nama Bretton Woods System sebagai bentuk pengelolaan moneter internasional.


Singkatnya, Bretton Woods menetapkan sebagai berikut:
Merupakan metode dengan kurs valas tetap
US dollar menggantikan peran standar emas menjadi mata uang cadangan utama
Pembentukan tiga badan internasional untuk memantau aktivitas ekonomi dunia: International Monetary Fund (IMF), International Bank for Reconstruction and Development, serta General Agreement on Tariffs and Trade (GATT).


Fitur utama dari sistem Bretton Woods adalah USD menggantikan emas sebagai standar utama nilai tukar untuk mata uang dunia. Lebih jauh lagi, USD menjadi satu-satunya mata yang di dunia yang akan dilindungi oleh cadangan emas. Inilah yang di kemudian hari menjadi alasan utama gagalnya sistem Bretton Woods.


Dalam sekitar 25 tahun kemudian, sistem tersebut mengalami beberapa masalah. Di awal tahun 1970-an, cadangan emas Amerika Serikat (AS) sangat sedikit sehingga Departemen Keuangan AS tidak mempunyai cukup emas untuk membiayai semua USD yang dimiliki oleh bank-bank sentral negara-negara di dunia. Akhirnya, pada tanggal 15 Agustus 1971, Presiden AS kala itu, Richard Nixon mengambil langkah untuk menolah semua permintaan penukaran USD ke emas. Inilah akhir era Bretton Woods.


Meskipun sistem Bretton Woods tidak bertahan lama, namun sistem tersebut meninggalkan jejak yang masih memiliki dampak yang signifikan hingga hari ini. Jejaknya tertinggal dalam bentuk tiga badan yang dibentuk waktu diresmikannya sistem tersebut, yaitu IMF, Bank for Reconstruction and Development (sekarang merupakan bagian dari World Bank) dan GATT, yang kemudian bertransformasi menjadi World Trade Organization (WTO).

Sejarah Trading Dunia

Tahun 1840, para petani di Chicago, America, mengalami masa sulit karena masalah pemasaran biji-bijian sejenis palawija, gandum, jagung, dan kedelai (grain), padahal grain sendiri adalah makanan pokok masyarakat di America. Menjelang masa tanan, harga grain sangat tinggi, karena permintaan banyak dan stok sedikit. Sebaliknya, pada masa tanam, harga grain turun karena permintaan sedikit dan stok banyak. Mereka menjual grain pada saat musim panen, karena tidak mempunyai tempat penyimpanan. Selain itu, masalah distribusi (terkait transportasi) juga mempengaruhi kebutuhan untuk produksi maupun pemasaran jarak jauh, sehingga stok kembali sedikit namun permintaan banyak. Masalah tersebut berimbas pada petani sebagai produsen dan pabrik industri roti sebagai konsumen. 82 pebisnis dari Chicago kemudian merumuskan solusi untuk permasalahan tersebut. Mereka mendirikan tempat pertemuan yang dikenal sebagai Chicago Board Of Trade (CBOT). Tujuannya adalah membuat perjanjian jual-beli di masa depan (Forward Contract). Transaksi pertama dilakukan pada 13 Maret 1851 dengan produk 3000 bushels (1 bushels = 36 L) jagung untuk pengiriman di bulan Juni.

Tahun 1865, Chicago Board Of Trade (CBOT) meresmikan kontrak standar untuk kontrak futures yang disebut sebagai dasar dari lahirnya futures market (perdagangan berjangka). Kontrak futures tentunya berbeda dengan forward kontrak dalam negosiasi harga. Pada forward contract, harga ditentukan oleh penjual dan pembeli secara tertutup, sedangkan pada futures contract harga ditentukan secara lelang terbuka dengan melibatkan penjual dan pembeli dalam jumlah banyak.

Tahun 1900, futures contract mengalami kemajuan pesat. Banyak bursa-bursa lainnya muncul, seperti New York Mercantile Exchange dan New York Sugar. Tahun 1923, undang-undang (UU) pertama dibuat tentang futures trading, yaitu Grain Futures Act yang mewajibkan komoditi yang diperdagangkan di bursa harus mempunyai izin dari pemerintah pusat.

Kemudian, pada tahun 1936, dibuat undang-undang yang baru yaitu Commodity Exchange Authority (CEA). Namun, pada tahun 1974, CEA digantikan dengan Commodity Trading Commosion Act (CTCA) oleh komisi perdagangan berjangka atau Commodity Futures Trading Commision (CFTC). Komisi tersebut adalah perpanjangan tangan presiden untuk mengawasi perdagangan berjangka (futures) termasuk indeks dan valuta asing. Saat ini, CFTC adalah pengawas perdagangan berjangka dengan membuat kebijakan dari ancaman persaingan usaha yang tidak sehat antar pialang dan bursa di Amerika.